Jurumiyah merupakan salah satu kitab kuning yang sangat populer di kalangan pesantren tradisional di Indonesia. Kitab ini membahas konsep-konsep dasar ilmu Nahwu, ilmu yang memiliki urgensi bagi pemahaman gramatika bahasa Arab, selain Shorrof, Bayan dan Ma`ani.
Orientasi pembahasan dalam kitab meliputi kalam (struktur baku kalimat), mu`rob dan mabni, `alamat `irob, Marfu`at, Mansubat, dan ditutup dengan Mahfudzot.
Kalam
Matan Jurumiyah:
اَلْكَلامُ هُوَ اللَّفْظُ الْمُرَكَّبُ الْمُفِيْدُ بِالْوَضْعِ
"Kalam adalah Lafazh, Murokkab, Mufîd disertai Wadho`"
Penjelasan:
Kalam terbentuk dari empat unsur yang saling melengkapi, ketiadaan salah satu dari empat hal ini, menggugurkan terbentuknya kalam. Keempat hal tersebut adalah Lafazh, Murokkab, Mufîd dan Wadho.
Penjelasan:
Kalam terbentuk dari empat unsur yang saling melengkapi, ketiadaan salah satu dari empat hal ini, menggugurkan terbentuknya kalam. Keempat hal tersebut adalah Lafazh, Murokkab, Mufîd dan Wadho.
اَلصَّوْتُ الْمُشْتَمِلُ عَلى بَعْضِ حُرُوْفِ الهِْجَائِيَّةِ
"suara yang melingkupi sebagian huruf-huruf hijaiyyah".Murokkab ( المركب) merupakan:
مَا تَرَكََّبَ مِنْ كَلِمَتَيْنِ فَأَكْثَرَ
Mufid (المفيد) diartikan sebagai:
مَا أَفَادَ فَائِدَةً يَحْسُنُ السُّكُوْتُ مِنَ الْمُتَكَلِّمِ وَالسَّامِعِ عَلَيْهَا
"rangkaian kalimat dasar lengkap yang bisa dipahami oleh pendengar atau lawan bicara".
Kelengkapan yang dimaksud adalah, Mubtada dilengkapi Khobar, Fi`il dilengkapi Fa`il,dan Syarat dilengkapi Jawab.
Wadho (الوضع) adalah menjadikan lafad memilki makna, dalam hal ini wadho berarti bahasa Arab.
Karena kalam merupakan rangkaian kalimat yang terdiri dari kata-kata (kalimah dalam bahasa Arab),
Pembagaian Kalam
Penyusun Jurumiyah melanjutkan pembahasannya mengenai pembagian-pembagian kalam.
Matan Jurumiyah:
وَأَقْسَامُهُ ثَلاثَةٌ ﺇِسْمٌ وَفِعْلٌ وَحَرْفٌ جَاء لِمَعْنًى
"Dan pembagian kalam ada tiga, Isim, Fi`il dan Harf yang membawa makna"
Penjelasan:
Pembagian kalam mengacu pada kata-kata yang membentuk kalam. Jenis-jenis kata atau kalimah dalam bahasa Arab dikategorikan ada tiga jenis, yaitu:
1. Isim (kata benda)
Kalimah isim /kata isim didefinisikan sebagai:
كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى الْمَعْنَى فِيْ نَفْسِهَا وَلَمْ تُقْتَرَنْ بِزَمَنٍ وَضْعًا
"Kata yang menunjukkan makna dalam dirinya sendiri dan tidak diiringi oleh waktu dalam penggunaannya"
2. Fi`il (kata kerja)
Kalimah Fi`il didefinisikan sebagai:
كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى الْمَعْنَى فِيْ نَفْسِهَا وَاقْتُرِنَتْ بِزَمَنٍ وَضْعًا
"Kata yang menunjukkan makna dalam dirinya sendiri dan diiringi oleh waktu dalam penggunaannya"3. Harf
"Kata yang menunjukkan makna dalam kata lain"
كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى الْمَعْنَى فِيْ غَيْرِهَا
"Kata yang menunjukkan makna dalam kata lain"
Penyusun Jurumiyah melanjutkan pembahasannya mengenai jenis-jenis kata, yaitu Isim, Fi`il dan Harf.
فَالاسْمُ يُعْرَفُ بِالْخَفْضِ وَالتَّنْوِيْنِ وَدُخُوْلِ الالِفِ وَالامِ وَحُرُوْفِ الخَفْضِ وَهِيَ مِنْ وَإِلى وَعَنْ وَعَلى وَفِي وَرُبَّ وَالْبَاء وَالْكَاف وَالام وَحُرُوْفِ الْقَسَمِ وَهِي الواو والباء والتاء
Dalam kitab ini selanjutnya diterangkan mengenai bagaimana mengenali sebuah kata disebut sebagai kata benda/kalimah isim. Sebuah kata, bisa dikategorikan sebagai kalimah isim jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Khofadh
2. Tanwin
3. Terdapat Alif - Lam
4. Didahului Harf Jar (Min, Ilaa, `An, `Alaa, Fii, Rubba, Ba, Kaaf, Lam)
5. Didahului Harf Qosam /sumpah (Waw, Ba, Ta)
Ciri-ciri kalimah fi`il (kata kerja)
Matan Jurumiyah
والْفِعْلُ يُعْرَفُ بِقَدْ وَالسِّيْنِ وسَوْفَ وَتاء التَّأْنِيْثِ السَّاكِنَةِ
Sebuah kata, bisa dikelompokkan dalam kalimah fi`il /kata kerja jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut:1. Diawali harf Qod.
2. Diawali Sin.
3. Diawali Saofa.
4. Diakhiri Ta Ta-nits
Bila sebuah kalimah/kata tidak bisa disisipi oleh ciri-ciri kalimah isim atau fi`il, maka kalimah tersebut bisa dikategorikan sebagai kalimah harf.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar